Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2016

Mananti cinta yang tak mengharap

Waktu itu kulihat ia menangis dalam hening dalam diam tanpa airmata Namun kutahu ia menangis Sekarang kulihat ia telah tertawa walau masih ada luka di matanya walau masih terasa lelah di hatinya namun ia telah tertawa Kutahu ia telah pasrah Kutahu ia telah menyerah tak berdaya pada kuasa hatinya tak kuasa pada kehendak cintanya Dan kini ia hanya diam menanti dalam rindu yang amat sangat dalam sepi yang menyengat Menanti sesuatu yang tak pasti tapi ia tak peduli ia hanya tahu cinta yang ia miliki pasti nan sejati Sedang Ku hanya bisa berdecak heran Siapa gerangan orang bodoh yang ia tangisi

Merindumu Kawan

Sudah tak mampu ku menghitung  berapa kali sang mentari membakarku  Yang terbuai desir tumpukan mimpi,,

Langkah awalku mencari ilmu

PIJAKANKAN AWALKU MENUNTUT ILMU Tak mudah Ku telusuri jalan ini bersamamoe Menggapai cita&harapan Separuh manusiaku Kudapat dari moe Karenanya tak bisa ku melupakanmoe Andai kau tiada Pastilah tiada hikmahmu Mungkin aku dihina zaman, &Tak dihargai Dgn ketiadaanmoe Terimakaisihku Ku ucapkan padamoe Sandaranku,,, Awal langkahku,,, Separuh sekarangku,,, Separuh jiwaku,,, Pembimbingku,,, Sahabatku...

Wanita sholihah

wahai kakakku . . . kenapa sungguh lemah wanita itu ? asyik berteman sendu dan tangis Wahai adikku . . . bukan wanita itu lemah karena tangis dan sendunya, tapi disitulah wahai adikku , , , kekuatan yang dapat melebur ego kaum adam menjadi 'izzah (kekuatan) yang paling waahh bahkan lebih waahh dari egonya laki-laki karena sendu rayunya, nabi musa AS terselamatkan dari kekejaman fir'aun Wahai adikku . . . lembut wanita bukanlah kelemahan tapi senjata Namun wahai kakakku . . . wanita itu fitnah dunia Duhai adikku . . . pernahkah adik dengar pesan allah pada hambanya ? " Wahai laki-laki yang beriman, tundukkanlah pandanganmu " dan " wahai wanita tutuplah auratmu " coba adik teliti , , , kepada siapa terlebih dahulu allah menitipkan pesan-Nya ? pada hamba yang bergelar Ar-Rijal karena andai si lelaki menjaga pandangannya ,, maka ,, tidak mungkin ,, terlihat akan wanita menjadi fitnah pada dirinya dan tidaklah lupa allah berpesan pada kau...